Breaking News
recent

Menuai Kritik

Berita Lucu Regional


Pencegahan virus korona dengan cara ini menuai penistaan ​​dari masyarakat karena dianggap tidak efektif dan memperluas penyebaran.


Di tengah pandemi virus korona yang semakin meluas, berbagai langkah pencegahan mulai dilakukan oleh masyarakat. Mulai dari menyediakan alat pembersih tangan di berbagai tempat umum untuk memeriksa suhu pengunjung menggunakan termometer. Tapi ini tidak terjadi dengan daerah yang menjadi topik pembicaraan berita daerah lucu ini.


Sebut saja wilayah S. Sama seperti yang lain, area S juga mulai mengadakan pemeriksaan suhu bagi pengunjung ke tempat-tempat umum. Namun, sebuah video beredar tentang cara memeriksa suhu di area S yang membuatnya dikecam oleh publik.


Bagaimana tidak, semua orang tahu bahwa cara untuk mencegah penyebaran virus ini lebih luas adalah dengan mengurangi kontak fisik. Namun, ini bukan kasus untuk area S. Alih-alih menggunakan termometer otomatis atau otomatis, area S menggunakan metode manual. Yaitu dengan meletakkan punggung tangan di dahi para pengunjung. Tentu ini tidak mencegah, tetapi mempercepat penyebaran.


Dari video yang disebarkan, diketahui bahwa lokasi kejadian berlangsung di warung makan yang ramai dikunjungi pengunjung. Memang, baik karyawan dan pengunjung telah disarankan untuk mengenakan topeng. Namun, kontak fisik juga merupakan sumber penyebaran.


Juga terlihat dari video, petugas yang menjaga pintu masuk ke ruang makan memungkinkan sebagian besar pengunjung untuk masuk setelah menyentuh leher dan dahi mereka. Ada juga beberapa pengunjung yang tidak diizinkan masuk karena suhu tubuhnya yang tinggi. Namun, metode ini tidak boleh disalin karena tidak efektif dan hanya mempercepat penyebaran.


Tak lama setelah video beredar di internet, berbagai kritik dan komentar dibuat oleh netizen. Hampir semua komentar negatif. Menurut masyarakat, tindakan yang diambil hanya akan memperburuk situasi. Warung makanan diharapkan berhenti mendeteksi dengan segera karena dampaknya yang serius. Untungnya, toko akhirnya mendengarkan kritik sebelum pihak berwenang turun tangan.


Jadi berita daerah lucu tentang suatu daerah yang menangani penyebaran virus dengan cara yang salah.

topglobal

topglobal

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.